TIPS MEMILIH MATERIAL UNTUK AREA YANG SERING TERKENA AIR
20 Oktober 2026
Area dapur, kamar mandi, teras, atau tempat cuci membutuhkan perhatian khusus saat memilih material bangunan. Jika salah memilih, material bisa lebih mudah rusak, berjamur, atau mengalami perubahan bentuk akibat kelembapan.
Supaya renovasi lebih maksimal, yuk kenali tips memilih material untuk area yang sering terkena air sebelum membeli!
1. Pilih Material Sesuai Kondisi Area
Setiap area memiliki kebutuhan berbeda. Untuk area yang sering lembap, pilih material yang memiliki spesifikasi ketahanan terhadap kelembapan sesuai kebutuhan penggunaannya.
Misalnya, Kalsiboard dapat dipertimbangkan untuk plafon atau partisi di area tertentu yang membutuhkan ketahanan terhadap kelembapan. Namun, tetap periksa spesifikasi produk dan metode pemasangannya sebelum digunakan.
2. Pertimbangkan Gypsum Tahan Lembap
Jika kamu ingin hasil plafon atau partisi dengan permukaan halus dan rapi, gypsum bisa menjadi pilihan untuk interior. Untuk area dengan tingkat kelembapan lebih tinggi, pertimbangkan jenis Moisture Resistance yang dirancang lebih tahan terhadap kelembapan dibandingkan gypsum standar.
Toko PJM menyediakan pilihan seperti Gypsum Yoshino Moisture Resistance. Perlu diingat, gypsum tahan lembap bukan berarti tahan terhadap air yang mengalir atau kebocoran terus-menerus. Pastikan area pemasangan terlindungi dari sumber air langsung.
3. Perhatikan Sistem Rangka dan Pemasangan
Material papan yang tepat perlu didukung sistem rangka yang sesuai. Untuk kebutuhan Rangka Plafon Bali, Hollow dapat digunakan sebagai salah satu material penopang plafon.
Pastikan pemilihan rangka, jarak pemasangan, sekrup, dan metode instalasi mengikuti spesifikasi material. Pemasangan yang tepat membantu menghasilkan plafon yang lebih rapi dan berfungsi sesuai peruntukannya.
4. Jangan Abaikan Sirkulasi Udara dan Kebocoran
Material yang tahan lembap tetap membutuhkan kondisi ruangan yang terjaga. Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi kelembapan berlebih, sedangkan kebocoran harus segera diperbaiki agar tidak merusak plafon maupun dinding.
Sebelum memasang material baru, periksa kondisi atap, sambungan pipa, dan area sekitar yang berpotensi menjadi sumber rembesan.
5. Sesuaikan Material dengan Kebutuhan Proyek
Jangan memilih material hanya berdasarkan harga atau tampilan. Pertimbangkan fungsi ruangan, tingkat kelembapan, kebutuhan perawatan, serta biaya pemasangan.
Untuk proyek yang juga membutuhkan konstruksi atap, material Baja Ringan Bali dapat dipilih sesuai fungsi profil dan perencanaan struktur. Pastikan setiap material digunakan sesuai spesifikasi dan kebutuhan bangunan.
Pilih Material yang Tepat Bersama Toko PJM!
Memilih material untuk area yang sering terkena air perlu dilakukan dengan cermat. Kenali kondisi ruangan, perhatikan spesifikasi produk, dan pastikan pemasangannya sesuai agar hasil renovasi lebih optimal.
Toko PJM menyediakan berbagai kebutuhan material plafon, partisi, dan atap, mulai dari gypsum Jayaboard dan Yoshino, Kalsiboard, Hollow, hingga material pendukung lainnya.
Yuk, lengkapi kebutuhan Baja Ringan Bali dan Rangka Plafon Bali di Toko PJM untuk rumah, villa, maupun proyek bangunanmu!
Toko PJM — Solusi material plafon, partisi, dan atap untuk kebutuhan bangunan Anda.