CARA PASANG SKRUP ATAP ANTI BOCOR

22 Oktober 2026

Cara Pasang Skrup Atap Anti Bocor

Atap sudah terpasang, tetapi saat hujan air masih merembes ke dalam rumah? Jangan hanya memeriksa lembaran atapnya! Sekrup yang terlihat kecil ternyata juga bisa menjadi salah satu penyebab kebocoran jika pemilihan atau pemasangannya kurang tepat.

Buat kamu yang sedang membangun atau renovasi rumah dan villa di Bali, yuk kenali penyebabnya agar masalah atap bocor bisa diantisipasi sejak awal!
 

1. Sekrup Dipasang Terlalu Longgar

Sekrup yang kurang rapat dapat menyisakan celah pada titik pemasangan. Ketika hujan turun, air berpotensi masuk melalui celah tersebut, terutama jika bagian sambungan tidak terlindungi dengan baik.

Karena itu, pemasangan sekrup perlu mengikuti petunjuk produsen agar sambungan terpasang dengan tepat.
 

2. Sekrup Terpasang Miring atau Terlalu Kencang

Posisi sekrup yang miring dapat membuat bagian sekitar lubang tidak tertutup sempurna. Sebaliknya, pemasangan yang terlalu kencang juga berisiko merusak lembaran atap atau komponen penyekatnya.

Pada atap metal seperti Trimdeck atau spandek, posisi sekrup dan kondisi ring penyekat perlu diperhatikan agar risiko rembesan dapat diminimalkan.
 

3. Salah Memilih Jenis Sekrup

Tidak semua sekrup cocok untuk setiap material. Sekrup untuk menyambung profil rangka baja ringan memiliki fungsi berbeda dari sekrup untuk memasang papan gypsum.

Untuk kebutuhan Baja Ringan Bali, gunakan sekrup yang sesuai dengan jenis profil dan sambungan konstruksi. Sementara itu, sekrup gypsum digunakan untuk memasang papan gypsum pada sistem Rangka Plafon Bali, bukan sebagai pengganti sekrup khusus penutup atap.

Memilih sekrup sesuai fungsinya membantu menghasilkan sambungan yang lebih tepat.
 

4. Ring atau Sealant Sudah Rusak

Beberapa jenis sekrup atap dilengkapi ring penyekat untuk membantu mencegah air masuk melalui lubang sekrup. Jika ring sudah aus, retak, atau rusak, perlindungannya bisa berkurang.

Selain itu, sambungan tertentu mungkin memerlukan sealant yang sesuai dengan material dan petunjuk pemasangan. Periksa kondisinya secara berkala, terutama jika atap sudah lama digunakan.
 

5. Rangka Atap Ikut Bermasalah

Kebocoran tidak selalu berasal dari sekrup. Rangka yang bergeser atau bermasalah dapat memengaruhi posisi lembaran atap dan sambungannya.

Karena itu, pemeriksaan perlu mencakup penutup atap, sekrup, sambungan, dan rangka secara menyeluruh.
 

Cegah Atap Bocor dengan Material yang Tepat!

Sekrup memang kecil, tetapi perannya penting dalam sistem atap. Pemilihan material dan pemasangan yang sesuai membantu mengurangi risiko kebocoran serta kerusakan pada bagian dalam bangunan.

Toko PJM menyediakan berbagai kebutuhan material atap, termasuk Trimdeck, Baja Ringan Bali, serta material plafon dan Rangka Plafon Bali untuk kebutuhan rumah, villa, maupun proyek bangunan.

Yuk, lengkapi kebutuhan material bangunanmu di Toko PJM dan pilih produk sesuai kebutuhan proyek!
 

Toko PJM — Solusi material plafon, partisi, dan atap untuk kebutuhan bangunan Anda.